- Investment Management
- Investment Banking
- Brokerage
Harga Perdana IPO Katarina Rp 160
Katarina Utama menawarkan saham Perdana pada harga Rp160 per saham. Keterangan perseroan kamis menyebutkan total saham yang akan ditawarkan
turun menjadi 210.000.000 saham dengan nominal saham Rp100 dengan Rp33,6 miliar.
Masa penawaran akan dilakukan pada 3-7 Juli dan pencatatan 14 Juli 2009. Penjamin emisi Optima Kharya Capital. Hasil emisi saham ini akan digunakan untuk 36,04 % pembelian alat kerja, 9,91 % untuk membuka kantor cabang baru, dan 54,05 % untuk modal kerja. Katarina sebelumnya akan melakukan penawaran sebanyak 300.000.000 saham.
SMGR Rencana Bangun Pabrik Baru Di Padang
PT Semen Gresik Tbk berencana membangun pabrik semen baru di Padang, Sumatera Barat pada 2011, untuk penambahan kapasitas produksi anak perusahaannya PT Semen Padang dan mengantisipasi melonjaknya permintaan
semen dalam negeri. Rencana pembangunan pabrik baru itu diungkapkan Direktur Utama PT Semen Gresik, Dwi Soetjipto, kepada wartawan di sela-sela acara penyerahan beasiswa kepada 1.636 pelajar di Wisma Ahmad Yani Gresik, Kamis. Menurut ia, dari kajian yang sudah dilakukan, pembangunan pabrik baru di Padang belum bisa direalisasikan pada tahun ini dan 2010, karena ada sejumlah kendala. “Kalau saat ini memang belum layak, kemungkinan besar baru pada 2011. Kami harus memperhitungkan faktor teknis, keuangan, transportasi, dan kebutuhan pasar, termasuk kebutuhan penambahan bahan baku,” katanya. Menurut Dwi Soetjipto, saat ini pihaknya sedang fokus menyelesaikan pembangunan pabrik baru di Tonasa, Sulawesi Selatan yang dijadwalkan tuntas 2011 dan setahun berikutnya merealisasikan pabrik baru di Jawa. Untuk pengembangan pabrik PT Semen Tonasa yang berkapasitas sekitar 2,5 juta ton per tahun, sejauh ini tidak ada kendala dan berjalan sesuai rencana.
Namun, pembangunan pabrik di Jawa yang rencananya berlokasi di Kabupaten
Pati, Jawa Tengah, masih menemui batu sandungan, karena adanya penolakan
dari sebagian warga setempat.
Harga Minyak Dianggap Belum Ancam APBN
Anggota tim kampanye nasional pasangan SBY-Boediono Chatib Basri menilai kenaikan harga minyak mentah Indonesia yang menyentuh 61 dolar AS per barel belum membahayakan APBN. “Saya melihat APBN masih aman. Kenaikan harga minyak memang menaikkan subsidi, tapi apresiasi rupiah dari Rp11.000-an menjadi Rp10.000-an membuat defisit menurun. Jadi `net impact` nya APBN masih aman,” kata Chatib di Jakarta, Kamis. Selain itu, katanya harga minyak mentah Indonesia secara rata-rata masih di bawah asumsi yang ditetapkan sebesar 42 dolar AS per barel. “Kenaikan harga minyak dunia kan baru terjadi 3 minggu, sehingga belum menaikkan harga rata-rata secara signifikan,” katanya. Sebelumnya, Menkeu Sri Mulyani mengatakan anggaran subsidi BBM dan listrik naik dari perkiraan sebelumnya sebesar Rp67 triliun menjadi Rp102,5 triliun akibat kenaikan harga minyak mentah Indonesia menjadi 61 dolar AS per barel. Anggaran subsidi BBM yang dianggarkan sebesar Rp24,5 triliun, diperkirakan membengkak menjadi Rp54,3 triliun atau melonjak 221,5 persen. Sementara subsidi listrik naik 13,5 persen dari Rp42,5 triliun menjadi Rp48,2 triliun.
Pool Advista Right Issue 50 Juta Saham
Pool Advista akan melakukan Penambahan Modal lewat penerbitan HMETD sebanyak 50.000.000 saham. Keterangan kamis menyebutkan nilai nominal saham baru Rp500 dengan raso 1:1 dimana setiap pemegang 1 saham lama mempunyai 1 HMETD untuk membeli 1 saham baru. Harga pelaksanaan Rp550 per lembar. Selain itu juga diterbitkan 12.500.000 waran dimana setiap pemegang 4 HMETD memiliki hak untuk mendapatkan 1 waran seri I dan harga
pelaksanaan waran Rp525. Pembeli siaga PT Titanius Setiyoso. Cum dan ex di pasar reguler/negosiasi 6-7 juli dan di pasar tunai 10-13 Juli dengan periode perdagangan 14-21 Juli 2009.
Jadwal Pembagian Dividen Bank Mayapada
Dividen tunai Bank Mayapada sebesar Rp1 per saham akan dibagi pada 7 Agustus 2009. Keterangan Kamis menyebutkan cum dan ex di pasar reguler/negosiasi 21-22 juli dan di pasar tunai 24-27 juli. Total dividen tahun 2008 adalah sebesar Rp6 namun Rp5 sudah dibagikan sebagai dividen interim pada September 2008.